New Delhi– Pada hari Kamis (22/01), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di New Delhi menerima kunjungan para Spesialis dari Bank Dunia di New Delhi. Tujuan dari kunjungan tersebut adalah dalam rangka membahas potensi kerja sama pada bidang pendidikan kesehatan antara Indonesia dan India. Kunjungan tersebut diterima oleh Perwakilan dari KBRI New Delhi, yaitu Atdikbud KBRI New Delhi dan Minister Counsellor Bidang Ekonomi KBRI New Delhi, sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring kemitraan internasional di bidang pembangunan sumber daya manusia.
Pertemuan ini menjadi forum untuk saling bertukar pandangan mengenai tantangan, serta peluang pengembangan kapasitas di bidang kesehatan, khususnya dalam konteks peningkatan kualitas pendidikan tenaga kesehatan. Kedua belah pihak menyoroti pentingnya kolaborasi lintas negara untuk menjawab kebutuhan akan tenaga kesehatan yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjawab tantangan kesehatan kedapan secara global.
Dalam diskusi yang hangat, juga membahas tentang peluang kerja sama dalam bentuk program pelatihan, pertukaran tenaga ahli, pengembangan kurikulum Pendidikan Kesehatan, hingga potensi riset bersama yang dapat melibatkan institusi pendidikan dari kedua negara sebagai mitra.
Selain aspek pengembangan kapasitas, kedua pihak juga sepakat akan pentingnya memperkuat hubungan antar masyarakat (people-to-people contact) sebagai landasan kerja sama jangka panjang. Interaksi yang lebih intensif antara mahasiswa, dosen, peneliti, serta praktisi kesehatan dari kedua Negara diharapkan dapat memperkuat jaringan profesional, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas kedepannya.
Atase Pendidikan KBRI New Delhi menyampaikan apresiasi atas ketertarikan Bank Dunia untuk menjajaki kerja sama yang lebih erat dengan Indonesia, khususnya dalam mendukung agenda pembangunan sumber daya manusia di sektor kesehatan. Sementara itu, para spesialis Bank Dunia menyambut baik peluang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia dan menilai bahwa kemitraan regional memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.
Kerja sama semacam ini dinilai strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan kesehatan, sekaligus mendorong inovasi dalam sistem layanan kesehatan. Sehingga kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti pertemuan ini melalui komunikasi yang lebih intensif serta penjajakan program-program konkret yang dapat segera diimplementasikan.


